Selasa, 04 Agustus 2009
Gurah dan Bekam
Untuk menghindari memakan obat-obatan kimia dari dokter dan memgurangi biaya berobat, makin banyak orang yang mendatangi pengobatan-pengobatan tradisional seperti Gurah, Bekam, Ruqiyah atau Holistik. Makanya tidak heran banyak sekali trend orang untuk mendirikan klinik-klinik tradisional seperti Gurah dan Bekam. Dengan gurah maupun bekam, penyakit dari yang kecil sampai yang besar dapat di sembuhkan. Tetapi dengan satu syarat harus yakin dan rajin ke kliniknya. Seperti penyakit amandel atau batuk-batuk yang menahun , dengan gurah amandel tersebut bisa mengecil dan dada bisa agak lumayan plong, karena setelah di masukkan cairan tradisional di masukkan ke hidung dan di tahan selama 5 menit, obat itu akan menstimulasikan otak=otak kita. Cairan tersebut akan merangsang otak untuk membuat perintah ke organ-organ tubuh untuk mengeluarkan lendir yang akan keluar dari mulut, dan hal itu bisa membuat lendir tersebut keluar dengan sendrinya melalui mulut dan hidung. Dan hal itu akan memakan waktu sekitar 1 jam an lagi.
Label:
Gurah dan Bekam
Atasan yang tidak konsisten
Dalam suatu kantor, memang tidaklah menyenangkan jika seorang bawahan mempunyai atasan yang tidak konsisten. Besok atasan bilang A, dan besok lagi bilang B, dan lain hari lagi bilang C. Kata orang capek deh mengikutinya. Karena dyaari hari ke hari, bukan semakin enak bekerjanya tetapi malah membuat pusing. Ganti atasan bukan tambah baik, tapi tambah runyam. Ataukah mungkin sengaja strateginya seperti itu, agar para bawahan yang lama-lama tidak kerasan dan meninggalkan pekerjaannya satu persatu, ataukah atasan tersebut untuk memcari muka atau nama dari atasannya lagi. Untung aja, banyak yang tidak ambil pusing dengan cara atasan tersebut, anggap aja sedang belajar menguasai tempat yang berbeda dari tempat bekerja atasan itu dulu. Memang bete deh mengikutinya, tapi apa boleh buat karena mencari kerja di masa ini agak sulit terutama saingan yang semakin kompetitif, dan usia juga sudah tidak muda lagi. Segala peraturan yang diterapkannya tidak mungkin kita bantah, dan mungkin kita sedikit beragumentasi dengannya. Yang penting jalan saja dengan ngedumel istilah jawanya....dan cari selamat aja.
Label:
Atasan yang tidak konsisten
Sabtu, 01 Agustus 2009
Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya
Malam minggu, tidak seperti biasanya kami dan beberapa tetangga kami duduk-duduk sambil mengobrol dari mulai pembangunan rumah tetanggaku sampai pada urusan pendidikan anak.
Seru sekali, dan kebetulan sebelahku ada tetangga baru dari Bangka, dan tetangga baruku enak juga di ajak mengobrolnya. Bukan saja dengan diriku maupun dengan tetangga di lingkunganku juga. Mulai obrolan memgenai rujak, kue, pembangunan rumah sampai menyerempet ke Pendidikan anak-anak, terutama pendidikan anak-anak pada zaman sekarang. Mereka kritis sekali. Dan merekapun dengan cepat menyerap hal-hal apa saja dari yang mereka lihat dan dengar. Makanya jangan salah kalau anak kecil seumur 3 tahun, sudah bisa meniru perbuatan ataupun perkataan dari orang tuanya maupun lingkungannya dengan cepat. Kalau yang baik di serap bagus sekali hasilnya, tapi bagi contoh yang jelek, wah wah benar berabe sekali. Dan hal itu terjadi dengan anak dari salah seorang tetanggaku. Anak itu benar-benar liar, tidak seperti kenakalan seorang anak biasanya. Walaupun baru 3 tahunan tetapi cara bicara, gaya dan tingkah laku anak lelaki tersebut di atas usianya, dan dianggap sudah dewasa. Sampai-sampai kita yang sedang mengobrolpun saling terperangah.. Oh ini, ajaran atau contoh dari lingkungannya atau dari Ibu dan Bapaknya.
Seru sekali, dan kebetulan sebelahku ada tetangga baru dari Bangka, dan tetangga baruku enak juga di ajak mengobrolnya. Bukan saja dengan diriku maupun dengan tetangga di lingkunganku juga. Mulai obrolan memgenai rujak, kue, pembangunan rumah sampai menyerempet ke Pendidikan anak-anak, terutama pendidikan anak-anak pada zaman sekarang. Mereka kritis sekali. Dan merekapun dengan cepat menyerap hal-hal apa saja dari yang mereka lihat dan dengar. Makanya jangan salah kalau anak kecil seumur 3 tahun, sudah bisa meniru perbuatan ataupun perkataan dari orang tuanya maupun lingkungannya dengan cepat. Kalau yang baik di serap bagus sekali hasilnya, tapi bagi contoh yang jelek, wah wah benar berabe sekali. Dan hal itu terjadi dengan anak dari salah seorang tetanggaku. Anak itu benar-benar liar, tidak seperti kenakalan seorang anak biasanya. Walaupun baru 3 tahunan tetapi cara bicara, gaya dan tingkah laku anak lelaki tersebut di atas usianya, dan dianggap sudah dewasa. Sampai-sampai kita yang sedang mengobrolpun saling terperangah.. Oh ini, ajaran atau contoh dari lingkungannya atau dari Ibu dan Bapaknya.
Label:
Pendidikan Anak
Langganan:
Postingan (Atom)