Kata orang sabar itu ada batasnya. Tetapi sebenarnya sabar itu tidak ada batasnya. Karena sepanjang hidup, manusia akan di uji oleh Yang Maha Kuasa. Baik berupa kesenangan maupun
kesusahan. Pada umumnya , kita kuat dalam menghadapi cobaan berupa kesusahan , tetapi sangat sulit apabila dalam ujian kesenangan. Pada waktu senang kita lupa akan segala bentuk kesusahan, dan bahkan banyak yang lupa kepada asal muasalnya. Insya Alloh, kita bukan termasuk orang-orang yang lupa akan nikmat yang di berikan olehNYA. Karena pas, susah kita selalu banyak meminta kepada NYA, tetapi di kala senang kita lupa bersyukur kepada NYA.
Memang agak susah untuk menjadi sabar disertai ikhlas. Misalnya saja, jika kita memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan. Kita selalu berkata saya memberinya dengan ikhlas kok. Tetapi, suatu ketika orang yang kita bantu tersebut membuat jengkel hati kita, apa yang terjadi, .... banyaklah dari hati kita yang tidak ikhlas. Karena tidak gara-gara saya, kamu tidak akan menjadi baik begini atau bla..... bla. Yang membuat hilangnya amal-amal kita. Adalagi orang-orang yang sudah berdoa berlama-lama untuk kaya, tetapi karena belum terkabul juga, akhirnya kesabarannya hilang, kok Alloh belum-belum juga memberikan kekayaan seperti yang diinginkannya. Jika tidak diikuti dengan kesabaran dan keikhlasan, pastilah banyak yang mencari jalan pintas, seperti jadi koruptor, manipulasi sana-sini , mencari alternatif lainnya yang kurang baik. Nauzu billah min zalik, Mudah-mudahan kita tidak termasuk salah satunya.
kesusahan. Pada umumnya , kita kuat dalam menghadapi cobaan berupa kesusahan , tetapi sangat sulit apabila dalam ujian kesenangan. Pada waktu senang kita lupa akan segala bentuk kesusahan, dan bahkan banyak yang lupa kepada asal muasalnya. Insya Alloh, kita bukan termasuk orang-orang yang lupa akan nikmat yang di berikan olehNYA. Karena pas, susah kita selalu banyak meminta kepada NYA, tetapi di kala senang kita lupa bersyukur kepada NYA.
Memang agak susah untuk menjadi sabar disertai ikhlas. Misalnya saja, jika kita memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan. Kita selalu berkata saya memberinya dengan ikhlas kok. Tetapi, suatu ketika orang yang kita bantu tersebut membuat jengkel hati kita, apa yang terjadi, .... banyaklah dari hati kita yang tidak ikhlas. Karena tidak gara-gara saya, kamu tidak akan menjadi baik begini atau bla..... bla. Yang membuat hilangnya amal-amal kita. Adalagi orang-orang yang sudah berdoa berlama-lama untuk kaya, tetapi karena belum terkabul juga, akhirnya kesabarannya hilang, kok Alloh belum-belum juga memberikan kekayaan seperti yang diinginkannya. Jika tidak diikuti dengan kesabaran dan keikhlasan, pastilah banyak yang mencari jalan pintas, seperti jadi koruptor, manipulasi sana-sini , mencari alternatif lainnya yang kurang baik. Nauzu billah min zalik, Mudah-mudahan kita tidak termasuk salah satunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar