"Allohu Akbar-Allohu Akbar walilla ilham" sehari lagi akan terdengar di masjid-masjid, radio dan media massa yang lainnya. Lebaran haji sudah di ambang pintu. Walaupun lebaran tersebut terutama untuk para haji, tetapi lebaran tersebut merupakan hari bersejarah dimana Nabi Ibrahim mencontohkan kepada kita semua, bahwa kita diwajibkan berkurban dengan ikhlas, terutama bagi yang mampu. Dengan berkurban, kita bisa membagi kasih sayang kita kepada para fakir miskin yang membutuhkannya. Dan hewan kurban yang kita kurbankan akan menolong kita pada waktu di akhirat nanti. Ada beberapa cerita tentang Qurban tersebut yang sangat menggugah hati kita. Ada seorang ibu (Yuti), walaupun dalam keadaan papa , Ibu tersebut masih bisa untuk berkurban. Dengan kesehariannya mencuci pakaian di beberapa rumah dalam suatu komplek perumahan , beliau masih bisa menyisihkan uangnya untuk qurban. Beliau mengumpulkan uang tersebut dalam suatu bank. Dan kira-kira sudah terkumpul sekitar Rp. 750,000 , beliau sudah bisa membeli seekor kambing untuk di serahkan ke panitia kurban di mesjid dilingkungannya. Dengan niat yang ikhlas, dalam keadaan kondisi keuangan yang tidak beruntungpun Ibu tersebut masih bisa menyisihkan untuk membeli seekor kambing. Mudah-mudahan kita bisa lebih dari Ibu Yuti tersebut.
Sabtu, 06 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar