Jumat, 12 Desember 2008

Waiting for

Kata orang menunggu adalah hal yang paling menjemukan (boring/capek deh). Baik menunggu dari sesuatu yang enak apalagi yang tidak enak. Wasting time, kalau menunggunya udah berjam-jam tapi ketika sudah datang eh tak sesuai dengan hati.... capek deh. Yang paling enak , mungkin menunggunya di ruangan yang berAC, full musik, makanan enak-enak , apalagi yang ditunggunya uang gaji dan bonus akhir tahun, serasa hidup di Surga dunia deh. Tapi, sayang hal-hal yang di tunggu-tunggu ternyata tidak datang-datang, walaupun duduk santai di ruangan yang nyaman tetap aja serasa di penjara...... . Apalagi di jaman sekarang ini, gaya hidup yang menuntut semakin tinggi, sementara perusahaan banyak yang pada collapse, karena krisis global yang melanda di seluruh sektor kehidupan. Mungkin, selama penantian, kita di tempa untuk hidup lebih survive lagi tanpa mengurangi nilai-nilai kebaikan dalam hidup ini. Apapun yang terjadi , semua sudah di atur oleh Yang Maha Kuasa. Berusahalah untuk tetap bersabar di dalam jalurNYA.

Selasa, 09 Desember 2008

Ritual 4 bulanan

Ritual 4 bulanan bagi kalangan ibu-ibu di komplekku merupakan suatu hal yang baru. Biasanya setiap calon ibu yang sedang hamil sekitar 7 bulanan, akan di rayakan ritual 7 bulanan, untuk menyambut sang bayi agar nanti terlahir dengan selamat. Tetapi sekarang ini, acara 7 bulanan tersebut sudah sangat kurang di rayakan. Menurut salah satu pemuka agama di komplekku , karena roh pertama kali di tiupkan ke calon bayi adalah pada usia kandungan menjelang 4 bulan, maka jadilah ritualnya menjadi 4 bulan. Karena selain roh ditiupkan untuk pertamakalinya ke calon bayi tersebut, pada saat itulah para Malaikat mencatat , umur, takdir, jodoh dan nasibnya.
Guna mengubah nasib anak menjadi lebih baik, maka di sunnahkan untuk mengadakan acara 4 bulanan. Pada acara itu, wanita yang sedang mengandung 4 bulan tersebut disarankan untuk membaca 7 surat yang ada di dalam AlQuran guna kelancaran, dan menjadikan sang calon bayi serta ke2 orang tua sang bayi selalu diberikan kebahagiaan , kelancaran di dalam segala hal dan sang bayi akan lahir menjadi anak dambaan kedua orang tua. 7 surat dalam Al Quran tersebut yaitu : Surat Yusuf, Surat Maryam, Surat Arrahman, Surat Al Anbiya, Surat Nur, Surat Thoha,Surat Lukman.

Sabtu, 06 Desember 2008

Berqurban

"Allohu Akbar-Allohu Akbar walilla ilham" sehari lagi akan terdengar di masjid-masjid, radio dan media massa yang lainnya. Lebaran haji sudah di ambang pintu. Walaupun lebaran tersebut terutama untuk para haji, tetapi lebaran tersebut merupakan hari bersejarah dimana Nabi Ibrahim mencontohkan kepada kita semua, bahwa kita diwajibkan berkurban dengan ikhlas, terutama bagi yang mampu. Dengan berkurban, kita bisa membagi kasih sayang kita kepada para fakir miskin yang membutuhkannya. Dan hewan kurban yang kita kurbankan akan menolong kita pada waktu di akhirat nanti. Ada beberapa cerita tentang Qurban tersebut yang sangat menggugah hati kita. Ada seorang ibu (Yuti), walaupun dalam keadaan papa , Ibu tersebut masih bisa untuk berkurban. Dengan kesehariannya mencuci pakaian di beberapa rumah dalam suatu komplek perumahan , beliau masih bisa menyisihkan uangnya untuk qurban. Beliau mengumpulkan uang tersebut dalam suatu bank. Dan kira-kira sudah terkumpul sekitar Rp. 750,000 , beliau sudah bisa membeli seekor kambing untuk di serahkan ke panitia kurban di mesjid dilingkungannya. Dengan niat yang ikhlas, dalam keadaan kondisi keuangan yang tidak beruntungpun Ibu tersebut masih bisa menyisihkan untuk membeli seekor kambing. Mudah-mudahan kita bisa lebih dari Ibu Yuti tersebut.

Krisis Global

Di mana-mana orang banyak membicarakan tentang krisis global, dari kalangan atas sampai yang terkecil. Akibat krisis global tersebut, banyak phk di mana-mana , dan dampaknya pengangguran sudah terbayang berapa besarnya. Sampai-sampai negara yang besar seperti Amerikapun ikut collapse juga. Kasihan bagi rakyat kecil yang selalu kena imbasnya yang paling parah. Mungkin, sampai-sampai untuk mendapatkan sesuap nasipun sudah hampir tidak bisa. Kriminalitas banyak terjadi, stress melanda orang-orang baik para pekerja, pengusaha bahkan ibu-ibu rumah tangga sekalipun. Harga-harga barang pokok naik, ongkos-ongkos naik , uang sebesar Rp. 500,ooo pun sudah tidak berarti. Dulu , uang sebesar itu, bisa cukup untuk kehidupan selama satu bulan bagi seorang karyawan kecil, sekarang uang tersebut hanya cukup untuk ongkos saja untuk ke kantor atau ke pabrik, sementara untuk makan harus nombok, dengan usaha-usaha sampingan lain, dan itupun kadang-kadang sudah tidak mencukupi juga. Biaya kesehatan semakin tinggi, untung masih ada Askes dan puskesmas yang masih membantu rakyat kecil. Banyak warung-warung kopi dan nasi yang gulung tikar , karena tidak kembali modal.
Untuk menghindari krisis tersebut, di samping kita beristigfar yang banyak, kita harus menghadapinya dengan kekuatan diri kita, bahwa kita yakin akan bisa mengatasinya. Mudah-mudahan para pemimpin negara kita diberikan petunjuk-petunjuk dari Yang Maha Kuasa (Alloh SWT) untuk selalu di dalam jalan yang benar dalam mengatasi masalah Global ini. Amien

Mencari Pasangan Hidup

Mencari pasangan hidup susah-susah gampang, ada orang yang sudah berusaha berkali-kali pacaran , tapi gagal terus. Ada yang baru saja, berkenalan, dalam beberapa bulan sudah dilanjutkan ke pelaminan (atau sudah ketemu jodohnya). Ada beberapa pendapat bahwa kalau laki-laki (cowok) mudah untuk mendapatkannya, tetapi sangat susah untuk mempertahankannya, sedangkan perempuan atau cewek itu sukar mendapatkannya dan sulit untuk dimengerti.
Mungkin ada beberapa tips untuk para kaum muda terutama cewek untuk mendapatkan laki-laki/pasangan yang diidam-idamkan sesuai kriteria masing-masing.
1. Banyak bergaul di lingkungan yang baik.
2. Rajin-rajinlah sholat hajat dengan banyak berdoa meminta pasangan yang sesuai dengan kriteria pasangan yang diinginkan. (Ada 3 kriteria cowok :-Yang taqwa, yang tampan, yang tajir), dan untuk 3 kriteria cewek : Yang sholeha, yang cantik, yang pintar) .
3. Hapuslah kenangan terhadap mantan-mantan yang dulu, agar pikiran fokus pada pasangan yang kita inginkan.
4. Berpasrahlah kepada Alloh (Yang Maha Kuasa), karena semua kembali kepada NYA.
Pada dasarnya "Semua makhluk diciptakan oleh ALLOH berpasang-pasangan". Jadi jangan khawatir untuk tidak mendapatkannya. Selamat mencoba.