Senin, 29 September 2008

Saling Pengertian di antara Pasangan

2 hari terakhir puasa menjelang Lebaran, adalah hal yang teramat berat bagiku. Bekerja dengan
2 pekerjaan kantor sekaligus, pembantu sudah pulang mudik dan tidak akan kembali lagi, serta
keinginan anak-anak yang bermacam-macam membuat suasana hati menjadi tidak enak. Hal-hal yang plus-plus yang membuat puasa semakin terasa berat. Karena di samping harus tetap berpenampilan fit dan tidak loyo, kita harus juga menghadapi counterparts. Tetapi , untuk mencapai suatu kemenangan memang harus begitu prosesnya. Seperti ketika kita sekolah dulu , semakin tinggi suatu kelas semakin tinggi ujiannya. Alhamdulliah, semua berjalan dengan lancar, dan tak lupa pengertian dari pasangan kita yang akan menambah support moral dan moril diri kita, terutama bagi ibu-ibu muda maupun tua terutama menjelang hari kemenangan umat Islam semua. Hari dimana kita menjadi fitrah kembali.

Senin, 22 September 2008

Bingung , mengatur menu makanan



Bingung, itulah yang dihadapi para ibu-ibu, terutama bagi seorang wanita atau seorang ibu dalam mengatur menu setiap harinya, terutama pada bulan puasa ini. Tapi, Alhamdullilah berkat kemajuan jaman, ibu-ibu atau rekan-rekan wanita dapat dengan mudah merencanakannya dengan membaca tabloid perempuan, majalah-majalah ataupun internet. Seperti, yang saya lakukan setiap harinya. Dengan mengcopy paste dari menu masakan yang ada di internet, saya tidak usah repot- repot lagi mencari-carinya di majalah, karena di internet sudah banyak sekali artikel-artikel, atau blog-blog yang membahas tentang masakan terutama masakan selama puasa.
Ini salah satu resep masakan kesenangan keluargaku yang saya kutip dari
Rumah Resep Jeng Asri


Ayam Serundeng

Bahan-bahan :

1 kg ayam potong-potong
1/2 butir kelapa diparut
3 lbr daun salam
400 ml air
minyak goreng secukupnya

Bumbu halus :
4 butir bawang merah
4 siung bawang putih
7 cm kunyit
2 cm jahe
3 cm lengkuas
1 sdm ketumbar
1 sdm garam
1/2 sdt vetsin
3 butir kemiri
1 mata asam jawa
2 batang serai
1 sdm gula merah

Cara membuat :

  1. Bersihkan ayam dan ati-ampela sampai bersih, taruh dalam wajan.
  2. Masukan bumbu halus ke ayam tambahkandaun salam,kelapa parut dan air aduk rata kemudian masak sampai mendidih dan matang.
  3. Setelah matang pisahkan ayam dan bumbu kelapa,lalu bumbu kelapa diperas airnya.sisihkan.
  4. Panaskan minyak, goreng ayam sampai coklat kekuningan sampai habis.
  5. Kemudian goreng bumbu kelapa parutnya sampai coklat kekuningan , setelah itu campurkan serundeng ke ayam goreng. siap disajikan.
  • Walaupun baru pertama kalinya saya mencobanya, tetapi keluargaku sangat menikmatinya, dan bahkan minta dibuatkan lagi. Makasih ya Jeng Asri atas resepnya. Di atas artikel ini saya lampirkan juga desert yang paling favorit di keluargaku yaitu es blewah, yang segar. Sampai-sampai kalau udah minum ini, lupa makanan utamanya. Bagi yang mau , silahkan untuk mencobanya. Ditanggung ketagihan...

Saling Melihat

Biasanya di dalam hidup ini, orang saling menyangka bahwa yang satu lebih hebat, lebih cantik, lebih pintar, lebih kaya dan bermacam lebih lebih yang lainnya. Misalnya di dalam suatu kantor, menurut kita kantor kita kurang dalam hal managementnya, sementara orang lain melihat bahwa kantor yang sekarang kita bekerja sudah lebih enak di banding dengan kantor-kantor yang mereka berada pada saat ini. Ada sebuah cuplikan dari seorang karyawan suatu badan dunia dengan seorang karyawan dari kantor NGO. Enak ya, kamu cutinya banyak, pulangnya selalu tepat waktu, apalagi untuk seorang wanita atau calon ibu, maupun para Ibu, masih bisa ketemu sama anak, tidak terkena macet , menurut karyawan dari kantor NGO tersebut. Sementara karyawan dari Badan dunia tersebut , merasa kantor dari NGO tersebut yang enak, karena datangnya bisa jam 9an, dapat bonus + THR tiap tahunnya dan pekerjaannya tidak serabutan tidak seperti di kantornya. Memang segala sesuatunya tidak ada yang "Perfect", karena yang paling perfect hanyalah sang Pencipta. Jadi, rajin-rajinlah mengucapkan syukur, karena kita masih bekerja , di mana setiap perusahaan punya kebijaksanaan sendiri-sendiri, yang mana sebelum masuk kita sudah di minta membaca perjanjian terikat antara pegawai dengan perusahaan yang telah di sepakati bersama sebelum menjadi karyawan. Dan satu lagi tentang orang yang saling melihat, misalnya di dalam kehidupan sehari-hari, ada orang yang di beri kecantikan lebih dari yang lain sementara yang lain biasa-biasa saja. Sementara yang diberi wajah biasa-biasa saja tidak merasa khawatir dengan gangguan orang-orang yang jail, sementara orang yang cantik, sering menjadi incaran pria- pria yang jahil. Jadi selalu bersyukur, karena sang Pencipta (Alloh SWT) memberikan sesuatu semua sudah ada porsi-porsinya. Masih banyak lagi pandangan orang terhadap orang lainnya. Sampai-sampai yang sering kita dengar dan kita lihat, Enak ya orang yang naik mobil Mercy itu pulangnya selalu diantar kemana oleh supirnya dan mau belanja ataupun bepergian semuanya serba mudah. Tetapi orang yang kaya,mungkin merasa enak yang biasa-biasa saja,karena bisa kumpul dengan keluarganya, sementara dia harus menelpon anak-anaknya dulu , jika ingin bertemu atau berkumpul. Insya Alloh, kita selalu menjadi umat yang pandai bersyukur.

Rabu, 17 September 2008

Sedekah

Banyak hal yang bisa kita sedekahkan kepada kaum yang tidak mampu dan mampu sekalipun. Dan mungkin bukan hanya dalam harta, tetapi dalam membagi ilmu. Sedekah adalah suatu keajaiban. Seperti yang saya dengar pada suatu ceramah sehabis sholat Zuhur(lohor) dari seorang ustaz. Salah satu contohnya adalah kutipan cerita seorang yang tidak mampu yang ingin bersedekah kepada orang lain, tetapi dia tidak tahu harus mensedekahkan apa dari dirinya.
Tetapi salah seorang Sahabat Nabi pada waktu itupun berkata, sedekahkan saja dengan membuat sup kuah dan kamu bisa bagikan kepada tetangga-tetangga kamu dengan keikhlasan. Tetapi, saya tidak punya apa-apa untuk dibuat sup. Ya, cukuplah kamu buat sup kuah dimana airnya banyak dan kamu bisa taburkan garam dan sedikit bumbunya. Akhirnya orang yang tidak mampu tersebut membuat sup kuah yang banyak dan kemudian membagikannya dengan keikhlasannya hanya kepada Alloh kepada para tetangganya. Dan tetangganyapun heran, orang semiskin dia masih bisa bersedekah.
Akhirnya tetangganya yang telah diberi sup kuah tersebut memberikan sup kambing yang sangat lezat kepada simiskin tersebut. Dan itulah salah satu keajaiban dari sedekah yang dilakukan dengan ikhlas. Terutama pada bulan Ramadhan ini untuk berlomba-lomba bersedekah walaupun hanya sebiji korma dengan ikhlas, karena Alloh akan selalu membalas walaupun sekecil apapun.

Tertib


Setiap jam 05.30 pagi saya berangkat dari rumah ke PondokHijau, Bekasi. Di mana setiap pagi tersebut, saya dan suamiku harus menunaikan kewajiban rutinku, yaitu bekerja untuk mencari nafkah. Pondok Hijau adalah suatu tempat dimana di sana banyak kendaraan pribadi maupun yang sengaja mengompreng mencari penumpang. Itulah tempat biasa , saya selalu menjadi tujuan pertama sebelum menuju ke kota Jakarta. Tetapi sayang, sebelum sampai ke tempat itu, saya dan suami, serta mungkin banyak rekan-rekan maupun orang-orang yang mau bekerja ke Jakarta ataupun ke daerah kawasan sekitar Bekasi yang harus melewati Jalan Baru, yaitu daerah sekitar Apotik Bella dan alun-alun Bekasi, harus selalu melewati antrian yang begitu panjang, yang tidak harus sebenarnya terjadi. Karena seharusnya jalanan tersebut terbilang jalan memotong dan pusat kota Bekasi yang seharusnya tidak mengalami antrian seperti itu dikarenakan ketidaktertiban dari para pedagang sayuran dan beberapa oknum anggota kebersihan dari Bekasi tersebut yang selalu menggunakan badan jalan di daerah tersebut sebagai lahan untuk berjualan.
Di mana-mana simpang siur , dan kendaraan-kendaraan yang mau melintasi dari arah Jalan Baru dan jalan sekitar Bank Jabar tersebut harus dengan hati-hati dan penuh kejengkelan melewati para pedagang sayuran tersebut. Memang mencari nafkah adalah hak setiap orang, tetapi penghargaan sesama orangpun harus dijaga, supaya semua sama-sama enak. Seandainya warga Indonesia tertib dari lingkungan atas maupun bawah, mungkin tidak akan terjadi kesemerawutan. Tapi apakah hal itu baru merupakan suatu impian???

Sabtu, 13 September 2008

Roger "James Bond" Moore hadir di kantor saya !! ( kunjungan Roger Moore ke Jakarta - 2005)

Masih Ingat Film Octopussy ?, The spy who love me, Moon Raker ? oh great, semua itu dibintangi oleh Roger Moore sebagai agen Rahasia M16 Inggris.
James Bond 007 terkenal tak pernah kalah dan sama sekali tak pernah luka, bahkan lecet sekalipun ! dan ada lagi senjata pamungkasnya ketika kepepet oleh musuh wanita, yaitu rayuan maut nya. semua film James Bond berakhir dengan happy ending dengan kisah James Bond menjalin hubungan dengan ditektif wanita dari fihak musuh atau anak dari si raja Penjahat.

Angan-anganku ingin bertemu dengan Roger Moore, ternyata kesampaian, dan merupakan salah satu impianku waktu kecilku. Walaupun beliau sudah tidak muda lagi, tapi beliau sangat kharismatik dan masih tetap tampan. Saya sempat berkumpul bersama dalam sebuah pertemuan bersama di kantorku, dan dapat berfoto bersama dengannya dan istrinya. yang cantik . Sayang kehadirannya tidak terlalu lama di Indonesia. Tapi, yang penting saya dan rekan-rekan kantor sempat berpose bersama dengannya dan istrinya. Dan hal itu sangat jarang terjadi.

Perpustakaan Mini












Dasar keprihatinan atas tidak ada kegiatan anak- anak di lingkunganku, membuat hatiku prihatin. Sebenarnya keprihatinanku bukan saja terhadap anak- anak tersebut, tetapi terhadap anak-anakku sendiri. Walaupun kami sudah menghimbau untuk membaca walaupun hanya sekitar 15 menit saja mereka tetap tidak mau. Mereka lebih asyik dengan permainan Play stationnya. Sementara anak-anak tetanggaku secara berkelompok berlarian dari ujung yang satu ke ujung gang yang lainnya, tanpa ada teguran dari pihak keluarganya. Dan kadang-kadang antara kelompok anak yang satu dengan yang lainnya saling mengejek dan akhirnya membuat pertengkaran, bahkan pernah suatu kali anak-anak tersebut di kejar-kejar hansip setempat , karena saling berkelahi dengan membawa batu-batu untuk di lemparkan ke lawannya. Saya terinpirasi juga pada beberapa mini perpustakaan yang di bentuk oleh komunitas para pustakawan dan orang sosial lainnya, andaikan ada perpustakaan mini di lingkunganku, mungkin sedikit mengurangi kegiatan anak-anak yang tidak bermanfaat tersebut.
Alhamdulilah, dengan mengumpulkan buku-buku dan majalah-majalah anak-anakku yang ada , serta beberapa permainan anak-anak seperti congklak, puzzle, buku-buku untuk diwarnai, catur, monopoli, biji bekel, mini perpustakaan terbentuk, walaupun hanya sebatas hari Sabtu sore dan minggu malam. Dengan box dorong berisikan buku dan permainan tersebut digelar di halaman rumah. Dengan cara tersebut, anak-anakkupun jadi turut bersemangat untuk membacanya. Walaupun hanya sebatas permainan dan hanya membuka-buka sekilas saja. Tetapi lama kelamaan anak-anak tersebutpun tertarik dengan membuka majalah serta buku-buku yang lainnya. Tapi dengan cara tersebut, kegiatan yang tidak bermanfaat sedikit terkurangi. Sampai-sampai orang tua mereka, merasa aman dan senang karena merasa anak-anak tersebut tidak main jauh-jauh dan tidak saling bertengkar dan berkelahi lagi. Sayangnya, berhubung waktu, tenaga dan tempat pengelolaan yang terbatas, jadi hanya sedikit anak-anak yang tertampung.

Ikhlas

Memang sulit untuk benar-benar menjadi seorang yang ikhlas. Perlu latihan yang terus menerus.
Seperti hal yang kecil saja, misalnya di bulan puasa ini. Untuk bangun sahurpun kita perlu keikhlasan, buktinya kalau tidak ikhlas, bangunpun susah. Ntar deh sebentar lagi, 5 menit lagi, hal itu yang terdengar dari ucapan anak-anakku, dan mungkin orang dewasa sekalipun. Atau mungkin 5 menitnya molor menjadi sebentar lagi nunggu 5 menit sebelum imsak. Dan akhirnya
imsak sudah terdengar belum mau bangun juga. Tetapi, jika hati kita ikhlas, kita di bangunkan sekitar setengah 4, kita bisa makan sahur dulu dan kemudian bisa mengerjakan hal yang lainnya, misalnya sholat fajar atau baca Al Quran sampai menunggu imsak dan waktu datangnya sholat
Subuh. Beda jika kita kerjakan dengan keikhlasan hati dengan yang tidak, banyak manfaat dan pahala yang banyak kita bisa simpan untuk bekal kita kini dan nanti. Maka , ikhlas dalam segala hal , Insya Alloh , apa yang akan dikerjakan akan berjalan dengan enak dan senang, tanpa merasa ada paksaan di hati.

Rabu, 10 September 2008

Ketakutan hati

Adalah hal yang wajar jika setiap manusia mempunyai rasa ketakutan dalam dirinya. Baik ketakutan dalam segi sosial maupun financial. Apalagi pada era masa kini, di mana banyak yang
takut akan masalah keuangan, terutama dalam pemakaian kartu kredit, loan-loan dari bank di mana bunga-bunga bank semakin tinggi dari hari ke hari. Ketakutan bagi rekan-rekan wanita maupun pria dalam mencari pasangannya. Dan ketakutan bagi seorang anak dalam menghadapi ulangan-ulangan di sekolahnya. Terutama bagi anak yang baru masuk SD.
Semua ketakutan itu, bisa di kurangi apabila kita selalu dekat kepada Yang Maha Kuasa, dan juga pintar-pintarnya kita dalam pergaulan serta banyaknya latihan-latihan dalam kehidupannya.
Seperti yang biasanya banyak loan atau kartu kredit, dapat menguranginya dengan tidak memakai beberapa kartu kredit , dan tidak banyak meminjam(loan) dari bermacam-macam bank. Sementara bagi seorang anak yang baru masuk SD, mungkin bisa dimotivasi dengan
semangat, bahwa kamu bisa mengerjakannya dan jangan lupa selalu berdoa kepada NYA .
Dengan begitu, hati menjadi tenang, karena kita selalu terlindungi olehNYA. Amien

Minggu, 07 September 2008

Dream Book

Menurut tutor dalam training-training motivasi, selalu di ingatkan akan mimpi-mimpimu yang akan kamu capai. Tidak hanya mimpi doang , tanpa ada usaha ataupun upaya ke arah pencapaian itu. Walaupun tidak semua mimpi-mimpi yang kita inginkan akan terbukti semuanya. Tapi, percayalah pada mimpi-mimpimu. Dan jangan lupa untuk mencatatkannya pada dream bookmu.
Seperti pengalaman dari beberapa rekanku, dan bahkan dari suamiku dan diriku sendiri.
Misalnya keinginanku ketika waktu saya kecil, mimpi mempunyai rumah sendiri yang besar dan mempunyai kebebasan untuk tidak merasa terhimpit oleh lingkungan yang sumpek dan pengap, ternyata Alhamdulilah, saya dan keluargaku sekarang bisa menikmati mimpi tersebut. Saya bersyukur , apa yang kuimpikan ternyata menjadi kenyataan. Begitu pula, dengan cerita impian dari seorang teman yang ingin memiliki HP Communicator, ternyata selang beberapa tahun impiannya terkabul, begitu pula impian-impian dari rekan-rekanku yang lainnya. Jadi, banyak bermimpilah, tetapi syarat yang utama untuk menggapai impianmu adalah dengan tetap fokus berusaha untuk mewujudkannya ,dan dengan diiringi doa kepada Yang Maha Kuasa dengan tidak terputus-putus. Karena Alloh, akan selalu mendengar permintaan dari umatnya yang benar-benar ikhlas meminta kepadaNYA.

Korting waktu berbuka


Mama,jam berapa sekarang ya Ma? tanya anakku ketika di perjalanan ke sebuah toko baju seragam sekolah. Jam. 11.00, kataku. Kok, jam 12.00 nya lama ya Ma. Saya buka sekarang aja deh Ma, rengeknya. Udah nggak tahan nih Ma. Korting 1 jam aja nggak apa-apakan Ma, rengeknya lagi. Cuma minum aja Ma, nanti puasa lagi Ma. Dengan menatap wajahnya yang polos, Saya mencoba mengingatkannya , kan pas sahur sudah janji mau sampai magrib kok jam 11. udah mau buka. Iya, Ma, tapi saya udah nggak tahan nih.
Akhirnya karena kasihan dan memang belum wajib bagi seumurnya (6 tahun), akhirnya dengan senangnya anakku yang paling kecil tersebut berbuka ,walaupun dengan hanya minum Aqua saja dan kue panda kesukaannya, hatinya lega. Sayang, mau makan nggak, biar tidak lapar . Tetapi , ternyata anakku tidak mau, cukup Ma katanya. Sekarang, saya mau puasa lagi. Saya merasa bersyukur, walaupun masih kecil, dia sudah mau ikut latihan puasa, walaupun hanya sebatas menahan makan dan minum.

Sabtu, 06 September 2008

Makna Puasa Bagi Seorang Anak



Sebahagian besar mungkin sudah tahu arti makna puasa . Selain sebagai latihan menahan lapar dan haus , tetapi latihan menjadi jiwa yang bersih. Bersih tidak hanya untuk diri sendiri, maupun untuk bermanfaat bagi masyarakat. Karena dengan banyak bermanfaat bagi orang banyak, kehidupan akan semakin berarti. Dan tidak terkecuali bagi anak-anak yang selalu ramai di rumah dan lingkunganku. Mereka dengan bersemangat membangunkan orang-orang di lingkunganku.
Mungkin suatu hal yang biasa bagi lingkungan maupun kompleks-kompleks yang lainnya.
Tetapi tidak seperti dilingkunganku. Setelah selesai taraweh, kira-kira sekitar 08.30 malam, mereka mengumpulkan uang sumbangan sebesar Rp.5.000/orang, dan mereka sama- sama membeli beberapa ayam untuk dibuat ayam bakar sambil bergadang di rumahku. Maklum , hanya Sabtu malam minggu ini, mereka dapat bersama-sama berkumpul. Karena , pada hari minggu sampai Jumatnya , harus kembali menyiapkan pelajarannya seperti biasa. Kira-kira, jam 3, mereka bersiap-siap mengumpulkan peralatan untuk membangunkan para penduduk sekitar lingkungan. Ada yang membawa kentongan, tam-tam dan beduk kecil . Sambil bernyanyi-nyanyi sholawat dan campuran lagu Cangcuters mereka bergerak dari blok yang satu ke blok yang lainnya. Dan penduduk yang merasa susah bangun sahur, merasa berterima kasih , karena merasa dibangunkan. Dan anak-anak tersebut merasa bermanfaat bagi lingkungannya walaupun sedikit dan yang pasti mereka, benar-benar menikmati bulan Ramadhan ini.